Thanks udah mau mampir....Tolong Isi Buku tamunya yah

Qur'an Camp

Program Qur'an Camp 31 Agustus- 1 September 2012 di Pesantren El Tahfidz Nurul Fikri Cileungsi Bogor, Jawa Barat

MOTIVATION TRAINING KELAS 9

MT kelas 9 yang di laksanakan di bumi perkemahan,Cikole Bandung,bekerjasama dengan Daarut Tauhid pimpinan K.H Abdullah Gymnastiar

ALUMNI NFJHS 14

Quatorzephyr

UTS 1 TA 2012 2013

Ayo siapkan diri untuk menghadapi UTS 1

Study Tour dan Study Banding ke Malaysia

Kamis-Ahad, 1-4 Nopember 2012

Saturday, January 9, 2016

Passing Grade SMA Negeri Depok Jawa Barat

Berikut data statistik Passing Grade SMA Negeri di Depok Jawa Barat, yang saya ambil situs PPDB depok tahun 2015. semoga bermanfaat
Silahkan klik kiri 1x :)

Friday, January 8, 2016

Step Awal Dalam Pendidikan Karakter

Komitmen merupakan langkah awal jika ingin memiliki karakter yang baik, tetapi komitmen seperti apa yang dibutuhkan untuk mensukseskan pendidikan karakter? Yaitu disiplin terhadap pendidikan karakter itu sendiri. Kali ini kita akan membahas dari sudut pandang sekolah.
Suatu ketika saya sempat mempresentasikan tentang pendidikan karakter dan dampaknya terhadap guru dan karyawan sekolah. Saya dan rekan sengaja menyeting agar lingkungan sekolah menjadi padu dengan isu pendidikan karakter yang akan didengungkan oleh sekolah yang bersangkutan. Saat saya menjelaskan tentang peraturan sekolah dan peraturan kelas, terlihat muka yang kurang nyaman, serta respon yang kurang antusias, serta air muka yang seakan berbeban berat menyikapi pelaksanaan pendidikan karakter.
Dan ditengah-tengah acara saya menjelaskan agar sekolah tidak perlu terburu-buru melakukan perombakan besar dalam aturan sekolah. Saya sangat memahami beban guru dalam mengajar dan kegiatan administrasinya, lakukan step by step yang penting ada komitmen dalam pelaksanaannya dan peliharalah disiplin sebagai motor penggerak pendidikan karakter itu sendiri, itu kuncinya. Disiplin, disiplin dan disiplin.
Sekilas saya jelaskan disiplin orang yang hidup di Indonesia dengan dua musim, berbeda dengan negara yang hidup dengan empat musim. Ketangguhan, daya juang dan inisiatif juga berbeda. Kita di Indonesia adalah wilayah yang tantangan secara alamnya cukup sedikit dibandingkan dengan mereka yang hidup di empat musim. Karena salah satu faktor inilah kita perlu belajar disiplin lebih lagi untuk kehidupan yang lebih baik. Disiplin sangat erat dengan kesuksesan, bahkan disiplin ada dalam satu paket dengan kesuksesan. Apapun yang hendak dicapai dalam kesuksesan itu disiplin adalah dasarnya. Bahkan ukuran disiplin sudah diformulasikan secara rinci oleh Malcolm Gladwell dalam bukunya Outlier, bahwa butuh 10.000 jam kedisiplinan untuk menjadi master dalam bidang apapun. Penyanyi, atlet, profesional di bidang bisnis yang sukses telah melewati proses 10.000 jam. Dan anda tahu siapa saja yang telah menjadi master di bidangnya bukan? Sebut saja, Ruth sahayana, Taufik hidayat, Agnes Monica, Purwacaraka, Juna, Rifat Sungkar, Chairul Tanjung, Hermawan Kertajaya dan masih banyak sekali tokoh yang bisa disebut master di bidangnya masing-masing.
Pendidikan karakter cenderung tak akan pernah tersentuh secara nyata jika ada hanya sebatas proses pemahaman tentang karakter atau hanya bersifat informasi tanpa adanya tindakan. Dewasa ini di media cetak, elektronik dan media internet banyak memberitakan tentang kasus jual beli kunci ujian, contek mencontek, plagiatisme, bahkan kasus kriminal yang dilakukan oleh pelajar, itu semua menunjukan bahwa nilai realisasi karakter bangsa tidak terwujud nyata. Fenomena ini muncul akibat rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia.
Faktor yang mempengaruhi antara lain :
  1. Rendahnya sarana fisik
  2. Rendahnya kualitas guru
  3. Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan
  4. Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan
  5. Visi dan moralitas pendidik serta anak didik yang rendah
  6. Mahalnya biaya pendidikan Memang menjadi masalah serius di negeri ini
Anggaran pendidikan yang sudah tinggi tidak menjamin sarana fisik yang baik dan biaya pendidikan yang terjangkau, penyebabnya jelas moralitas masyarakat yang mementingkan golongan, kepetingan pribadi dan mendapat keadaan yang tepat.
Keenam halangan ini hanya bisa hilang jika nilai luhur dan pendidikan karakter benar-benar terealisasikan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal berkaitan dengan permasalah diatas kiranya diperlukan suatu terobosan di dunia pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berprestas tinggi. Untuk mencapai itu diperlukan inovasi dan pengembangan nilai disiplin serta komitmen dari setiap perangkat sekolah agar pendidikan karakter bisa terus berjalan. Dampak dari pendidikan karakter dapat membangun individu untuk mengenali dirinya sendiri dan mampu menetapkan tujuan pendidikannya.
Pendidikan karakter sebenarnya sudah ada sejak dulu seperti apa yang diungkapkan Ki Hajar Dewantara melalui Among Metode, dimana ada tiga unsur pendidikan yang harus berjalan sinergis yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Dengan Among Metode diharapkan anak akan tumbuh sesuai kodrat (naturelijke groei) dan keadaan budaya sendiri (cultuur histories). Sehingga ada tiga hal yang patut dan perlu untuk dikembangkan dalam rangka membangun karakter yang berpendidikan yaitu membangun budaya agar siswa selalu siap dengan perubahan yang semakin kompetitif mengingat budaya itu bersifat kontinue, konvergen dan konsentris (Ki Hajar Dewantara). Perhatikan kata-kata Ki Hajar Dewantara berikut “membangun budaya agar siswa selalu siap dengan perubahan yang semakin kompetitif” artinya diperlukan sikap yang berkomitmen dan disiplin terhadap pelaksanaan pendidikan karakter itu sendiri, dan semua ini dapat dimulai dari kita semua. Sudahkan anda berkomitmen terhadap hal ini?
Sumber : pendidikankarakter.com

20 Metode Mengajar Super Keren dari Rasulullah SAW


Rasulullah SAW adalah Uswatun Hasanah (Role Model) bukan hanya bagi Kaum Muslimin, namun juga ummat manusia. itulah mengapa Michael H. Hart dalam bukunya 100 orang yang paling berpengaruh dalam sejarah menjadikan Muhammad SAW sebagai orang nomor 1 sejagad.
Beliau menjadi contoh yang baik dalam seluruh aspek kehidupan, salah satunya adalah pendidikan. Beliau Pengajar yang sangat Luar Biasa.
Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec dalam bukunya Muhammad SAW The Super Leader Super Manager menuliskan 20 metode dan teknik pengajaran sebagai 'holistic learning methods' yang diambil dari Sirah Rasulullah SAW. Inilah 20 metode tersebut :
1. Learning conditioning (meminta diam untuk mengingatkan, menyeru secara langsung dan perintah untuk menyimak dan diam dengan cara tidak langsung);
2. Active interaction (interaksi pendengaran : teknik berbicara, tidak bertele-tele pada ucapan dan tidak terlalu bernada puitis, memperhatikan intonasi, diam sebentar ditengah-tengah penjelasan; interaksi pandangan : eye contact dalam mengajar, memanfaatkan ekspresi wajah, tersenyum);
3. Applied-learning (metode praktikum yang diterapkan oleh guru dan yang dilakukan oleh siswa);
4. Scanning and levelling (memahami siswa secara individu sesuai tingkat kecerdasannya);
5. Discussion and feed-back (metode yang logis dalam memberikan jawaban dan membuat contoh sederhana yang mudah dipahami);
6. Story telling (bercerita);
7. Analogy and case study (memberikan perumpamaan dan studi kasus nyata di sekitar kehidupan);
8. Teaching and Motivating (meningkatkan gairah belajar dan rasa keingintahuan yang tinggi);
9. Body language (membuat penyampaiannya bertambah terang, lebih pasti dan jelas; menarik perhatian pendengar dan membuat makna yang dimaksud melekat pada pikiran; mempersingkat waktu);
10. Picture and graph technology (penjelasan diperkuat dengan gambar atau tulisan);
11. Reasoning and argumentation (mengungkapkan alasan akan memperjelas sesuatu yang sulit dan berat agar dipahami oleh siswa);
12. Self reflection (memberi kesempatan kepada siswa untuk menjawab sendiri suatu pertanyaan agar siswa dapat mengoptimalkan kerja otak dan mengasah pikiran);
13. Affirmation and repetition (pengulangan kalimat dan ucapan nama);
14. Focus and point basis ( menggunakan teknik berdasarkan rumusan-rumusan besar atau poin akan membantu siswa dalam menyerap ilmu dan menjaganya dari lupa);
15. Question and answer method (teknik bertanya untuk menarik perhatian pendengar dan membuat pendengar siap terhadap apa yang akan disampaikan kepadanya);
16. Guessing with question (penting untuk memperkuat pemahaman dan memperbesar keingintahuan);
17. Encouraging student to ask (guru memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa untuk berani mengajukan pertanyaan : bertanya dapat menghapus kebodohan serta memperbaiki pemahaman dan pemikiran dan menjadi alat evaluasi guru atas cara penyampaian pelajarannya);
18. Wisdom in answering question (menyikapi orang-orang yang mengajukan pertanyaan sesuai dengan tingkat pengetahuannya; menyikapi si penyanya dengan sikap yang bermanfaat baginya);
19. Commenting on student answer (memberikan komentar terhadap jawaban siswa);
20. Honesty (seorang guru harus menanamkan sikap mulia berani mengakui ketidaktahuan ke dalam diri siswanya. ucapan 'aku tidak tahu adalah bagian dari ilmu')
Mari Bapak dan Ibu Guru kita praktekan 20 metode mengajar ala Rasullulah SAW di atas. Kami juga mengundang Bapak dan Ibu Guru untuk menyukai Kami Guru untuk mendapatkan Inspirasi Seru setiap harinya.

Rapat Koordinasi Menjelang Semester 2 TA 2015/2016

Rapat koordinasi Jumat/ 8 Januari 2016




Tuesday, December 23, 2014

Run Down Acara Pembukaan Raker Sem 2 Pulau Harapan



Hari 1
04.30 – 04.45  Sholat Shubuh di SMP IT NF
04.45 – 05.00  Persiapan Berangkat (Heru)
                        Pembagian Sarapan (II Fajri)
05.00 – 06.30  Perjalanan ke Muara Angke (Hendri)
06.30 – 06.50  dijemput dan diantar ke kapal oleh EO
07.00 – 09.30  Berangkat menuju Pulau Harapan
09.30 – 10.00  Tiba di Pulau Harapan & langsung check-in Homestay (Jamil Putra)
10.00 – 11.30  Acara bebas (bisa diisi dengan Explore lingkungan pulau atau beristirahat)
11:30 – 12:45  Makan siang  (Makan ke- 1), Sholat (Idham)
12:45 – 13:00  Pembagian alat snorkeing
13:00 – 17:30  Snorkeling di pulau - pulau spot terbaik (Pulau Bira Besar, Pulau Macan, Pulau Matahari,  Pulau Kayu Angin Genteng, Pulau Gosong Perak)
17:30 – 18:00  Menikmati SUNSET di Pulau Kayu Angin Genteng
18:00 – 19:00  Kembali ke Pulau Harapan, Mandi, Sholat (Idham)
19.00 – 19.30  Persiapan Pembukaan Raker (Heru Teddy)
19:30 – 22.00   Pembukaan Raker dan Evaluasi Sasaran Mutu (Heru Teddy)
                          Makan malam dengan menu BBQ ikan & Acara Bebas  (Makan ke- 2)
22:00 – 03.00  Acara Bebas kemudian dilanjutkan dengan beristirahat malam

Hari 2
03.00 – 04.30 Qiyamullail (Idham)
04.30 – 05.30 Sholat Shubuh, Dzikir Matsurat
05.30 – 07.00 Menikmati Sunrise di Pelabuhan Pulau Harapan sambil foto–foto
07.00 – 08.00 Kembali ke HomeStay, Mandi & Sarapan Pagi (kopi / teh hangat + gorengan)
08.00 – 10.30 Kunjungan pulau – pulau sekitar Pulau Harapan (Pulau Perak, P. Kayu Angin Bira, P.     Genteng Kecil, P. Bulat),
10.30 – 12.00 Kembali ke HomeStay, Makan Siang - (Makan ke- 3), SHOLAT (Idham)
12.00 – 12.30 Persiapan Pulang (Heru)
12.30 – 13.00 Check-Out & Berkumpul di Pelabuhan.(Jamil Putra)
13:00– 15:30 Perjalanan kapal Pulau Harapan – Muara Angke
15:30– 16:00 Tiba di Muara Angke & Trip Selesai (Hendri)

Monday, August 4, 2014

Revisi 1 Jadwal Pelajaran TA 2014/2015 dan Teacher Map

Silahkan Bapak/ Ibu Guru  dan siswa/i download (tinggal klik)

Sunday, August 3, 2014

Kalender Pendidikan SMP IT NF

Friday, June 27, 2014

MUTABAAH IBADAH RAMADHAN

Marhaban yaa Romadhon!
Sob, mau program Mutabaah Romadhon? GRATIS!
Fungsinya untuk mengetahui progress target ibadah kita selama bulan Romadhon. Bagi yang ingin mendapatkannya dengan gratis, silakan mengunduhnya di
Tautan lain untuk unduh (jika tautan diatas tidak bisa diunduh):
Bisa dipakai di laptop/komputer apa saja, asalkan sudah terpasang perangkat lunak Microsoft Excel 
Abis diunduh, boleh disebarkan ke semua keluarga, saudara, dan teman-teman ya, agar lebih berkah dan bermanfaat.
Barokallahu fiikum 
Tambahan : Jika ada yang ingin memakai program serupa untuk ponsel berbasis Android, silakan pilih diantara dua program berikut :
1. Evaluasi Ibadah (Badr Interactive)
Klik http://tinyurl.com/evaluasiibadahapp
2. Mutabaah Ramadhan (Schnedev)
Klik http://tinyurl.com/mutabaahramadhanapp

Monday, June 23, 2014

Pembukaan Raker SIT Nurul Fikri TA 2014/2015



Ada hal menarik Pembukaan Raker SIT Nurul Fikri 2014/2015 ini, pada tanggal 23 Juni 2014,di Gedung Indoor Sport NF,penyampaian motivasi oleh Kang Zein,motivator dari tanah Pasundan,menyampaikan tentang
5. Kecerdasan Penampilan
4. Kecerdasan Pikiran
3. Kecerdasan Perasaan
2. Kecerdasan Keyakinan
1. Kecerdasan Keimanan
yang paling utama adalah kecerdasan keimanan, tanpa kecerdasan keimanan, 4 kecerdasan diatas tidak akan berguna,ia dapat dimisalkan jempol pada jari tangan kita, coba aja buka kancing baju tanpa jempol....
Penampilan->kenal bentuk->positif action->kerja keras->komunikasi dgn ego
Pikiran->kenal alam semesta->postif thinking->kerja cerdas->komunikasi dgn aturan alam
Perasaan->kenal sesama->Positif feeling->kerja tegas->komunikasi dengan sesama
Keyakinan->kenal diri->positif belief->kerja jelas->komunikasi dengan diri sendiri
Keimanan->kenal Allah->positif Aqidah->kerja ikhlas->komunikasi dengan Allah SWT

Saturday, May 3, 2014

TIPS ISLAMI MENGHADAPI UN

Tips islami  ini semoga bermanfaat dan dapat menjadi bagian dari kiat sukses dan persiapan menghadapi Ujian Nasional yang pada gilirannya menjadi bagian dari keberhasil siswa secara keseluruhan.
Persiapan termasuk satu hal penting diantara hal lainnya dalam upaya meraih keberhasilan, apalagi waktu menuju saat UN tidaklah jauh lagi. Kesuksesan selalu diawali dengan kerja keras (cerdas) dan persiapan yang matang. Dalam sebuah kitab yang berjudul mausu’aturradd ‘alal madzaahibil fikriyah al-mu’ashirah karya Ali Bin Naif as-Syahudi dikatakan :
فَمَنْ كَانَ لَدَيْهِ الْقُدْرَةِ وَالْاِسْتِعْدَادِ لِلْعَمَلِ سَوْفَ يَنْجَحْ
“barangsiapa yang mempunyai kemampuan dan persiapan matang untuk melakukan sesuatu, maka dia akan berhasil”
Saya mengawali tips islami ini dengan sebuah pertanyaan : “siapa yang paling berjasa dalam hidup Anda?” mungkin sebagian ada yang bertanya, apa hubungannya pertanyaan tersebut dengan tips menghadapi UN. Jawabannya adalah sangat dekat. Hal ini disebabkan, jawaban yang muncul dari pertanyaan tersebut akan menentukan langkah apa yang harus dilakukan demi sukses UN tersebut.
Tanpa bermaksud menafikan peran dan jasa pihak yang lain dalam kesuksesan, menurut saya, yang paling berjasa dan berperan dalam kehidupan setiap peserta didik adalah Allah, orang tua dan guru.
Allah adalah Dzat tempat berharap, Dzat tempat memohon, Dzat yang mengatur kehidupan manusia, Dzat yang memberi keberhasilan dan kegagalan, dan Dzat yang mampu merubah nasib manusia. Adapun orang tua merupakan orang yang berjasa besar dalam proses kehidupan kita, sejak dalam kandungan hingga dewasa. Keberadaan mereka sangat tinggi dan mulia dalam pandangan Allah. Karena mempunyai kedudukan yang tinggi tersebut, Allah memerintahkan setiap anak untuk berterima kasih kepada mereka pada urutan kedua setelah Allah. Dan juga keridho-an ataupun kemurkaan Allah kepada setiap anak manusia sangat ditentukan oleh keridho-an dan kemurkaan kedua orang tua.
Sedangkan guru adalah orang yang dengan sabar, telaten, gemati, dan penuh tanggung jawab mendidik dan mentransfer ilmunya kepada kita dalam proses pendidikan yang kita lakukan. Mereka, para guru, mendedikasikan segalanya demi keberhasilan pendidikan dan juga keberhasilan para siswa yang dibimbingnya.
Tips Islami Menghadapi Ujian Nasional
Setelah mengetahui pihak yang paling berjasa dan berperan dalam sukses kita, sekarang marilah kita berbicara tentang tips islami dalam meraih keberhasilan UN. Agar setiap peserta didik sukses dalam UN-nya, maka satu hal yang harus dilakukan adalah : perlakukan mereka yang berperan dan berjasa dalam kehidupan dengan semestinya! Tips islami yang saya maksud dalam menghadapi UN adalah bagaimana kita memperlakukan pihak-pihak yang berjasa dan berperan dalam kehidupan kita sebagaimana seharusnya.
Agar berhasil dalam Ujian Nasional (UN), kepada Allah para siswa harus :
  1. Menghamba kepada-Nya dengan beribadah secara sungguh-sungguh : memperbanyak shalat sunnah, puasa sunnah, dsb
  2. Memuji-Nya dengan ikhlas
  3. Memohon kepada-Nya dengan khusu’ dan penuh harap
  4. Mencari ridho Allah dengan banyak berbuat kebaikan di dunia, termasuk banyak bersodaqah
  5. Bertawakkal kepada-Nya setelah berusaha dengan sungguh-sungguh.
Catatan : dalam berdoa pergunakan waktu-waktu yang baik, misalnya adalah saat selesai shalat dan pada sepertiga malam yang terakhir sehabis menjalankan shalat tahajud. Sepertiga malam yang terakhir (antara jam 02.00 hingga menjelang subuh) adalah waktu yang paling baik untuk berdoa.
Agar berhasil dalam Ujian Nasional (UN), kepada orang tua siswa harus : mencari ridho mereka. Artinya, kita tidak melakukan sesuatu yang menyebabkan orang tua marah, murka dan mengata-ngatai (mengutuk) kita dengan kata-kata yang buruk. Ingat kata-kata yang terucap dari mulut kedua orang tua kita (terlebih ibu) kepada kita dianggap oleh Allah sebagai sebuah permintaan dan sangat mudah untuk dikabulkan oleh Allah. Maka kita harus selalu melakukan hal-hal positif yang dapat menyebabkan orang tua bangga, bahagia dan ridho kepada kita.
Ridho orang tua dapat diperoleh dengan :
  1. Berbuat baik kepada keduanya (birrul walidain)
  2. Menghindari kedurhakaan kepada keduanya
  3. Mentaati perintahnya
  4. Segera mohon maaf atas kesalahan kita
  5. Mohon dido’akan
Catatan : kata-kata orang tua (khususnya ibu) untuk anak-anaknya dianggap oleh Allah sebagai doa dan sangat makbul (mudah dikabulkan oleh Allah).
رِضَى اللهِ فِي رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَسَخَطُ اللهِ فِي سَخَطِ الْوَالِدَيْنِ
“Ridho Allah tergantung kepada ridho kedua orang tua dan murka Allah juga tergantung kepada murka kedua orang tua” (HR. Tirmidzi dari Abdullah bin Amr)
Agar berhasil dalam Ujian Nasional (UN), kepada guru siswa harus :
  1. Menghormati dan menghargainya
  2. Mentaati perintahnya
  3. Mengerjakan tugas yang diberikan
  4. Menjadikannya sebagai guru, di dalam maupun di luar madrasah
  5. Segera meminta maaf atas kesalahan yang kita perbuat
Peran diri sendiri
Siswa juga memiliki peran yang sangat besar dalam keberhasilan UN. Hal-hal yang dirasa perlu untuk dikerjakan demi sukses dalam ujian nasional (UN) adalah antara lain :
  1. Kerja keras
  2. Sungguh-sungguh
  3. Pantang menyerah
  4. Menentukan target
  5. Tidak mudah mengeluh
  6. Menghindari kemalasan
  7. Berdo’a
Dalam sebuah pepatah berbahasa Arab dikatakan :
مَنْ جَدَّ وَجَدَ
“siapa yang giat, sungguh-sungguh (kerja keras dan cerdas) dia yang dapat”
Demikian tips Islami bagaimana sukses UN 2014, semoga bemanfaat bagi semuanya.